{"id":1343,"date":"2024-07-18T15:28:52","date_gmt":"2024-07-18T08:28:52","guid":{"rendered":"https:\/\/rankpillar.com\/?p=1343"},"modified":"2024-07-18T15:28:52","modified_gmt":"2024-07-18T08:28:52","slug":"apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/","title":{"rendered":"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Semrush.com, content pillar adalah sebuah panduan atau halaman yang mengandung informasi kunci dari strategi konten. Content pillar juga merupakan topik utama yang menjadi dasar untuk strategi konten secara keseluruhan yang akan digunakan oleh perusahaan atau bisnis. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Content Pillar merupakan inti dari strategi konten dalam pemasaran digital yang melibatkan topik atau tema yang luas dan berkualitas tinggi. Konten ini dirancang untuk menjadi landasan bagi pembuatan konten yang lebih spesifik dan terkait. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam pembuatan pilar konten, penting untuk mempertimbangkan relevansi topik dengan bisnis dan audiens target, serta strukturisasi topik yang baik. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti halnya pilar rumah yang menopang struktur keseluruhan, content pillar berperan sebagai fondasi untuk strategi konten yang akan dilaksanakan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Content pillar tidak hanya berlaku untuk strategi pemasaran media sosial, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai jenis konten lainnya, termasuk konten media sosial, blog, e-book, dan poster.<\/span><\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1348 aligncenter\" src=\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg\" alt=\"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg 300w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-768x512.jpg 768w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-18x12.jpg 18w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h2><strong>Apa Bedanya Content Pillar dengan Artikel Biasa?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan mendasar antara content pillar dan artikel biasa terletak pada fokus dan struktur. Content pillar dirancang dengan tujuan menjadi dasar bagi pembuatan konten lain yang lebih spesifik dan terkait. Konten ini memiliki cakupan topik yang lebih luas dan dalam, serta struktur yang terorganisir dengan baik. Di sisi lain, artikel biasa cenderung lebih terfokus pada topik yang spesifik dan tidak terkait dengan topik lainnya secara langsung.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Benefit Menerapkan Content Pillar<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya pillar konten, di antaranya:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Perencanaan Konten yang Lebih Terstruktur<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kehadiran content pillar membantu dalam perencanaan konten dengan lebih teratur. Ketika mengalami kehabisan ide, pilar konten memungkinkan untuk dengan mudah mengingat tema atau kategori konten yang dapat dibuat, dan memulai riset untuk topik baru.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Relevansi dengan Kebutuhan Audiens<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Content pillar tidak hanya dibuat berdasarkan keinginan merek, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan target pasar. Dengan fleksibilitasnya, pilar konten dapat disesuaikan dengan perubahan tren dan minat pelanggan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Optimalisasi SEO<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Content pillar memiliki peran penting dalam optimalisasi SEO dengan membantu menyusun struktur website secara terstruktur dan hierarkis. Navigasi yang mudah bagi pengunjung meningkatkan skor SEO oleh mesin pencari, karena mereka memindai situs secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Peningkatan Konversi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konten yang dibuat berdasarkan content pillar memiliki potensi untuk meningkatkan konversi, terutama jika didukung oleh panggilan tindakan (CTA) yang tepat dan menarik. Dengan pembuatannya yang tepat, strategi pemasaran konten dapat direncanakan dan dilaksanakan secara lebih efektif.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Konsistensi pada Identitas Merek<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Content pillar berperan sebagai panduan untuk menjaga konsistensi konten. Konsistensi adalah kunci agar audiens tidak merasa bingung atau kecewa dengan merek Anda. Identitas merek yang konsisten membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan dan memperkuat citra merek di mata mereka.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-1349 aligncenter\" src=\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_blogging-or-blog-creative-concept-with-laptop-computer_-300x171.jpg\" alt=\"Apa Bedanya Content Pillar dengan Artikel Biasa\" width=\"602\" height=\"343\" srcset=\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_blogging-or-blog-creative-concept-with-laptop-computer_-300x171.jpg 300w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_blogging-or-blog-creative-concept-with-laptop-computer_-1024x585.jpg 1024w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_blogging-or-blog-creative-concept-with-laptop-computer_-768x439.jpg 768w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_blogging-or-blog-creative-concept-with-laptop-computer_-1536x878.jpg 1536w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_blogging-or-blog-creative-concept-with-laptop-computer_-18x10.jpg 18w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_blogging-or-blog-creative-concept-with-laptop-computer_.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><\/p>\n<h2><strong>Tips Membuat Content Pilar yang Bagus<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa tips dalam pembuatan pilar konten:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Riset Kata Kunci<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum membuat content pillar, lakukan riset kata kunci terlebih dahulu. Hal ini membantu menemukan kata kunci yang relevan dan memiliki tingkat pencarian tinggi di mesin pencari, sehingga meningkatkan visibilitas konten Anda.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Fokus dan Konsistensi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilihlah topik yang memiliki fokus yang jelas dan konsisten dengan bisnis Anda. Ini akan meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan audiens terhadap bisnis Anda.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Gunakan Metode Storytelling<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaatkan metode storytelling dalam pembuatan konten untuk menarik perhatian audiens dan menghubungkan secara emosional. Gunakan teknik storytelling yang tepat untuk membangun hubungan yang kuat dengan audiens Anda.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Struktur Konten yang Baik<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan konten yang Anda buat terstruktur dengan baik dan mudah dipahami oleh audiens. Gunakan paragraf yang singkat dan jelas, serta buatlah subjudul yang terstruktur untuk memudahkan pemahaman.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Konsistensi dalam Konten Berkualitas<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buatlah jadwal konten yang konsisten dan pilihlah topik yang relevan dan bermanfaat bagi audiens. Ini akan membantu meningkatkan loyalitas dan kepercayaan audiens terhadap bisnis Anda.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Contoh Content Pillar<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut adalah contoh-contoh pilar konten untuk berbagai jenis bisnis:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 16px; font-weight: 400;\">Bisnis Kuliner<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Resep-resep kuliner yang inovatif dan menarik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ulasan restoran dan tempat makan terbaru<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tutorial memasak dengan berbagai tema dan tingkat kesulitan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel tentang makanan khas dari berbagai daerah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Video tutorial memasak dan vlog kuliner tentang pengalaman makan di berbagai tempat<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>Bisnis Fashion<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tips fashion sehari-hari untuk gaya yang stylish<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tutorial cara mix and match pakaian dan aksesoris<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Review produk fashion terbaru dan trendy<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel tentang trend fashion terkini dan perubahan gaya hidup<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Video tutorial tentang gaya berbusana dan behind the scene dari fashion show<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisnis Kecantikan<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tutorial makeup untuk berbagai kesempatan dan tipe kulit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tips merawat kulit wajah dan tubuh agar tetap sehat dan cantik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Review produk kecantikan untuk membantu konsumen memilih produk yang tepat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel tentang tren kecantikan terbaru dan inovasi dalam perawatan kulit<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Video tutorial tentang perawatan wajah, pembahasan bahan-bahan alami dalam produk kecantikan, dan tutorial merawat rambut<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-1351 aligncenter\" src=\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_female-student-is-looking-at-video-tutorial-to-study_8258623-300x249.jpg\" alt=\"Contoh Content Pillar\" width=\"503\" height=\"418\" srcset=\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_female-student-is-looking-at-video-tutorial-to-study_8258623-300x249.jpg 300w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_female-student-is-looking-at-video-tutorial-to-study_8258623-1024x849.jpg 1024w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_female-student-is-looking-at-video-tutorial-to-study_8258623-768x636.jpg 768w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_female-student-is-looking-at-video-tutorial-to-study_8258623-1536x1273.jpg 1536w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_female-student-is-looking-at-video-tutorial-to-study_8258623-14x12.jpg 14w, https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_female-student-is-looking-at-video-tutorial-to-study_8258623.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 503px) 100vw, 503px\" \/><\/p>\n<p>Agar performa website bisnis Anda baik, Anda bisa konsultasikan dengan tim SEO Rankpillar. Kami menyediakan <a href=\"https:\/\/rankpillar.com\/en\/seo-service\/consultation\/\">jasa konsultasi SEO<\/a> yang handal dalam menangani website bisnis, sehingga bisa berada di halaman teratas pencarian di Google.<\/p>\n<p>Rankpillar menyediakan <a href=\"https:\/\/rankpillar.com\/en\/seo-service\/content-creation\/\">jasa content creation<\/a> di mana Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat konten artikel yang informatif dan tentunya relevan dengan bisnis Anda. Tim kami berpengalaman dalam pembuatan konten yang penyusunannya didasarkan pada content pillar sebagai strategi dalam pemasaran di dunia digital.<\/p>\n<p>Selain, pembuatan konten, agar website bisnis Anda mendapat popularitas dan kredibilitas di mata Google dan pengguna, Anda juga bisa memanfaatkan <a href=\"https:\/\/rankpillar.com\/en\/seo-service\/off-page\/\">layanan SEO Off Page<\/a>. Tunggu apa lagi? Segera nikmati layanan kami dan dapatkan hasil yang terbaik.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menurut Semrush.com, content pillar adalah sebuah panduan atau halaman yang mengandung informasi kunci dari strategi konten. Content pillar juga merupakan topik utama yang menjadi dasar untuk strategi konten secara keseluruhan yang akan digunakan oleh perusahaan atau bisnis. Content Pillar merupakan inti dari strategi konten dalam pemasaran digital yang melibatkan topik atau tema yang luas dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-1343","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-seo"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam membuat konten artikel diperlukan content pillar untuk menyusun strategi konten webiste bisnis. Apa itu content pillar? Simak ulasannya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/rankpillar.com\/en\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam membuat konten artikel diperlukan content pillar untuk menyusun strategi konten webiste bisnis. Apa itu content pillar? Simak ulasannya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/rankpillar.com\/en\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rankpillar\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-18T08:28:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Erry Setiawan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Erry Setiawan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Erry Setiawan\",\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/#\/schema\/person\/d0817ba8062cfe973b4b677b70af5208\"},\"headline\":\"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya\",\"datePublished\":\"2024-07-18T08:28:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/\"},\"wordCount\":843,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg\",\"articleSection\":[\"SEO\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/\",\"url\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/\",\"name\":\"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg\",\"datePublished\":\"2024-07-18T08:28:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/#\/schema\/person\/d0817ba8062cfe973b4b677b70af5208\"},\"description\":\"Dalam membuat konten artikel diperlukan content pillar untuk menyusun strategi konten webiste bisnis. Apa itu content pillar? Simak ulasannya\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/rankpillar.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/rankpillar.com\/\",\"name\":\"Rankpillar\",\"description\":\"Jasa Digital Marketing\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/rankpillar.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/#\/schema\/person\/d0817ba8062cfe973b4b677b70af5208\",\"name\":\"Erry Setiawan\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/rankpillar.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc301e54d3b51770acc3b5b9d7aacfda529779dd2ef524de52652b2a54135348?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc301e54d3b51770acc3b5b9d7aacfda529779dd2ef524de52652b2a54135348?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Erry Setiawan\"},\"url\":\"https:\/\/rankpillar.com\/en\/author\/erry\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya","description":"Dalam membuat konten artikel diperlukan content pillar untuk menyusun strategi konten webiste bisnis. Apa itu content pillar? Simak ulasannya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya","og_description":"Dalam membuat konten artikel diperlukan content pillar untuk menyusun strategi konten webiste bisnis. Apa itu content pillar? Simak ulasannya","og_url":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/","og_site_name":"Rankpillar","article_published_time":"2024-07-18T08:28:52+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Erry Setiawan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Erry Setiawan","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/"},"author":{"name":"Erry Setiawan","@id":"https:\/\/rankpillar.com\/#\/schema\/person\/d0817ba8062cfe973b4b677b70af5208"},"headline":"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya","datePublished":"2024-07-18T08:28:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/"},"wordCount":843,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg","articleSection":["SEO"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/","url":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/","name":"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/rankpillar.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg","datePublished":"2024-07-18T08:28:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/rankpillar.com\/#\/schema\/person\/d0817ba8062cfe973b4b677b70af5208"},"description":"Dalam membuat konten artikel diperlukan content pillar untuk menyusun strategi konten webiste bisnis. Apa itu content pillar? Simak ulasannya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg","contentUrl":"https:\/\/rankpillar.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/vecteezy_flat-design-illustration-of-a-document-with-text-and-a-cloud_47410590-300x200.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/rankpillar.com\/apa-itu-content-pillar-definisi-serta-penjelasan-lengkapnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/rankpillar.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa itu Content Pillar? Definisi serta Penjelasan Lengkapnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/rankpillar.com\/#website","url":"https:\/\/rankpillar.com\/","name":"Rankpillar","description":"Jasa Digital Marketing","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/rankpillar.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/rankpillar.com\/#\/schema\/person\/d0817ba8062cfe973b4b677b70af5208","name":"Erry Setiawan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/rankpillar.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc301e54d3b51770acc3b5b9d7aacfda529779dd2ef524de52652b2a54135348?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cc301e54d3b51770acc3b5b9d7aacfda529779dd2ef524de52652b2a54135348?s=96&d=mm&r=g","caption":"Erry Setiawan"},"url":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/author\/erry\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1343","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1343"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1343\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1352,"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1343\/revisions\/1352"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1343"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1343"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rankpillar.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1343"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}